SELAMAT DATANG DI GUDANG ILMU PENGETAHUAN
Tampilkan postingan dengan label One Piece. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label One Piece. Tampilkan semua postingan

15 Maret 2014

Lasso


   Lasso adalah senjata bertubuh anjing milik Mr. 4. Ia adalah sebuah bazooka yang ditanamkan Buah Iblis tipe Zoan, "Inu Inu no Mi; Model: Dachshund" dan menjadi hidup layaknya anjing biasa.

Penampilan
    Lasso adalah anjing senapan berwarna coklat, bentuk mirip bazooka. Di satu sisi dia adalah anjing dan bagian yang lain berupa moncong senjata. Sepertinya ini adalah bentuk hibrid dari Buah Iblis Zoan nya. Lasso juga tampak terlihat sakit dengan hidung berlendir dan bersin-bersin. 

Karakteristik
   Dia sangat setia kepada tuannya, yaitu Mr. 4 dan Miss Merry Christmas. Dia selalu melakukan semua perintah yang diberikan tanpa pertanyaan. 

Kemampuan
Buah Iblis
     Lasso memiliki kekuatan Buah Iblis "Inu Inu no Mi; Model: Dachshund", tipe Zoan yang memberinya kemampuan berubah menjadi anjing dachshund. Aslinya ia adalah sebuah bazooka yang ditanamkan Buah Iblis melalui cara-cara yang misterius dan menjadi hidup sebagai senjata anjing. Dengan kekuatannya Lasso memiliki keuntungan sebagai senjata hidup yang lebih efisien karena dapat menembak sendiri hanya dengan memberi perintah. Saat pertempuran bersama Mr. 4 dan Miss Merry Christmas, Lasso berfungsi sebagai mesin pelontar bola-bola bom otomatis untuk Mr. 4 yang berperan sebagai pemukul bola ke arah target mereka. 

Riwayat
Cerita Alabasta
 
    Lasso bekerja sama dengan Mr. 4 dan Miss Merry Christmas untuk melawan tim Usopp dan Tony Tony Chopper. Dalam pertarungan, Lasso berfungsi sebagai pelontar bola bom otomatis ke arah Mr. 4 yang bertindak sebagai pemukul dengan target Usopp dan Chopper. Di akhir pertarungan, Usopp dan Chopper berhasil menipu Mr. 4 untuk memukul Miss Merry Christmas dengan pemukul 4 ton nya. Sementara Mr. 4 masih terkejut, Usopp mengambil kesempatan dengan melontarkan palu ke perut Mr. 4 hingga ia terlempar ke arah Lasso dan keduanya menghantam reruntuhan kuil. Satu batuk terakhir Lasso mengeluarkan satu bola bom yang meledakkan mereka berdua. Mereka bertiga kemudian ditangkap Angkatan Laut bersama sisa agen Baroque Works Lainnya setelah Crocodile dikalahkan. 

Cerita Sampul: Misi Miss Goldenweek bertemu Baroque WorksEdit
 
    Setelah anggota Baroque Works tertangkap, Miss Goldenweek, Miss Valentine dan Mr. 5 pergi ke pangkalan marinir untuk membebaskan mereka. mereka berhasil membebaskan Miss Doublefinger, Mr. 4, Miss Merry Christmas dan Lasso, sementara Crocodile dan Mr. 1 menolak diselamatkan. Sisa Baroque Works kemudian memulai hidup baru di Spider Cafe baru dan Lasso membantu dengan bertindak sebagai maskot yang baru.

READ MORE →

Laboon


   Laboon adalah seekor paus biru besar yang hidup di perairan "Twin Cape" di Reverse Mountain, Red Line. Laboon muncul pertama kali saat berusaha menghadang kedatangan Bajak Laut Topi Jerami memasuki Grand Line di depan Reverse Mountain. 
    Kemudian terungkap fakta jika Laboon ternyata adalah teman Brook yang telah terpisah lebih dari 50 tahun saat kru topi jerami bertemu Brook di Thriller Bark. Impian terbesar Laboon saat ini yakni dapat bertemu Luffy dan kru topi jerami kembali setelah mereka selesai berpetualang dan meski tidak berharap lagi, ia sangat ingin bertemu Brook dan kru Rumbar jika mereka masih hidup. 

Penampilan
 
     Laboon adalah seekor ikan paus biru besar dengan banyak bekas luka di bagian depan kepala. Di manga Laboon berwarna hitam (biru di anime) dengan tubuh yang sangat besar. Sebagai perbandingan, satu matanya saja lebih besar dari Going Merry kapal kru topi jerami saat itu. 
    Sebagai hasil modifikasi yang dilakukan dokter Crocus, terdapat semacam jalan yang dapat digunakan sebagai akses keluar masuk ke dalam tubuhnya. Cara ini digunakan Crocus jika ingin memberikan obat untuk menenangkannya. Terdapat dua pintu masuk yang diketahui yakni pintu kecil di atas kepala dan pintu lain yang lebih besar di bagian samping. Kemudian akan terdapat lorong-lorong yang saling berhubungan dan mengarah ke dalam perut (lambung) Laboon. Di dalam perutnya dihiasi dengan lukisan pemandangan alam buatan Crocus sehingga menampakkan suasana di alam terbuka. 
 
    Setelah bertemu Luffy dan krunya, Laboon kemudian menghentikan kebiasaan buruknya itu. Di bagian depan kepalanya terdapat lukisan "Jolly Roger" kelompok topi jerami hasil karya Luffy yang menutupi bekas-bekas lukanya.

READ MORE →

Brook


    Brook (ブルック Burukku?) adalah seorang bajak laut dan musisi dari kelompok Bajak Laut Topi Jerami. Ia menjadi kru kesembilan yang bergabung setelah ditemukan tanpa sengaja di atas kapalnya yang karam di lautan misterius "Segitiga Florian". Impiannya adalah dapat bertemu Laboon kembali saat kru topi jerami selesai berlayar mengelilingi Grand Line. Ia berwujud seorang tengkorak yang hidup kembali berkat kekuasaan Buah Iblis miliknya "Yomi Yomi no Mi". Di atas kapal, Brook termasuk satu dari dua orang pendekar pedang selain Roronoa Zoro, dan memiliki nilai bounty sebesar  33.000.000 saat baru bergabung.

Penampilan
    Brook adalah tengkorak hidup yang sangat tinggi dengan rambut keriting hitam tebal bergaya afro. Karena seorang tengkorak, ia tidak memiliki organ tubuh lain selain hanya tulang dan rambut afronya. Tubuhnya sangat tinggi, mencapai 266 cm ( 8'8½" ) dan merupakan anggota tertinggi di dalam kru. Ia mengenakan setelan serba hitam lengkap dengan kemeja oranye berkerah lebar dan semacam dasi warna ungu, serta sepasang sepatu. Kadang-kadang ia memakai sebuah topi sulap panjang berwarna hitam dan membawa sebuah tongkat ungu yang merupakan pedangnya. Saat baru bergabung, pakaiannya compang-camping karena bertahun-tahun hidup dalam pengasingan. Saat berkumpul kembali dengan kru topi jerami di Sabaody, Brook mengenakan pakaian warna-warni sesuai dengan profesinya saat itu sebagai penyanyi. Ia masih mengenakan setelan hitam, namun bawahannya diganti dengan celana panjang merah bermotif bunga-bunga putih dan kemeja putih berkerah lebar, serta dasi biru muda. Ia memiliki mantel bulu kuning yang dipakai dileher, serta memakai kacamata coklat berbentuk hati dan topi berdesain mahkota warna emas. 
 
    Sebelum kematiannya, Brook memiliki perawakan yang kurus tinggi, berwajah panjang, dan selalu memakai kacamata hitam bundar. Ia memelihara sedikit jenggot dan memiliki semacam luka gores disamping wajah. Di dahinya terdapat bekas luka dalam hingga ke tulang, yang masih dapat dilihat dalam bentuk tengkoraknya. 

Kemampuan
Pendekar Pedang
    Sebagai pengguna pedang, Brook adalah pendekar pedang yang cukup tangguh, walau tidak sebaik Roronoa Zoro. Gaya berpedangnya merefleksikan gaya pemain anggar, dengan menggunakan satu pedang dan lebih menekankan sisi seni, ketimbang benar-benar bertarung. Karena sifatnya yang konyol, Brook jarang serius dalam bertarung, lebih mirip bermain-main dengan lawannya. Salah satu teknik utamanya dikenal dengan "Hanauta Sancho: Yahazu Giri"; sebuah teknik yang dilakukan sambil bersenandung untuk mengganggu konsentrasi lawannya, hingga mereka baru menyadari serangannya saat Brook telah melewati mereka hingga 10 langkah. Serangan ini awalnya dinamakan "Requirem Banderol", namun kemudian diubah sesuai permintaan nakamanya dahulu. 

Musisi
    Sebagai musisi, Brook sangat ahli memainkan berbagai alat musik dan bernyanyi. Ia biasa memainkan sebuah biola dengan pedangnya sebagai penggesek, dan beralih memegang gitar saat menjadi seorang bintang rock selama timeskip dua tahun. Kemampuan musiknya begitu baik, bahkan sering digunakannya dalam pertarungan; seperti untuk menghipnotis lawannya hingga tertidur atau menciptakan berbagai halusinasi yang menipu mata. 

Buah Iblis
 
     Brook memakan Buah Iblis tipe Paramecia "Yomi Yomi no Mi", yang memberikannya kemampuan untuk bangkit kembali setelah kematian. Pada dasarnya, Brook menyatakan bahwa kekuatan Yomi Yomi no Mi mencegah rohnya untuk menyeberang ke dunia lain setelah meninggal, sehingga ia bisa hidup kembali kapan saja selama tubuhnya tidak mengalami kerusakan yang fatal. Fisik Brook berwujud seorang tengkorak karena rohnya terlambat kembali ke dalam tubuh, akibat pengaruh kabut tebal hingga tersesat setahun setelah ia mati. Meski begitu, wujud tengkoraknya memiliki berbagai kelebihan, terutama karena bobotnya yang ringan. Ia dapat bergerak dengan lincah dan fleksibel, bahkan dapat berjalan di atas air tanpa tenggelam. Ia juga mampu melompat dalam jarak yang jauh dan sangat tinggi, dan dapat menyimpan berbagai benda; seperti Dial Tone dalam kepalanya. Tengkoraknya juga memiliki keunikan, dapat disembuhkan dari kerusakan dengan cepat, setelah meminum susu akibat pengaruh kalsium. Selain itu, ia juga dapat beraktivitas layaknya manusia normal; seperti makan, minum atau menangis, dan dapat melihat meski jelas-jelas tidak memiliki mata.
    Akibat kurangnya pengetahuan dan kesempatan berlatih, kemampuan Yomi Yomi no Mi Brook tidak terlalu berkembang selama lima puluh tahun terdampar di Segitiga Florian. Awalnya, ia hanya tahu jika Buah Iblisnya memberikan berkah untuknya hidup kembali dan tidak memberikan manfaat lain. Namun setelah latihan keras selama dua tahun saat timeskip, ia mulai mengembangkan kemampuan buah iblisnya; seperti dapat memisahkan rohnya pergi keluar dari tubuh atau menyatukan kembali kepalanya jika terlepas tanpa mengalami luka. Ia juga dapat memanggil kekuatan dunia sisi lain, seperti menyalurkan dinginnya kematian pada serangan pedangnya. 

Pedang Brook; "Soul Solid"
   Brook menggunakan sejenis pedang yang disebut Shikomizue, pedang yang disembunyikan di dalam tongkat. Ia telah menggunakan pedang ini setidaknya lebih dari lima puluh tahun, sejak awal kemunculannya dalam cerita dan tidak terlihat menggunakan pedang lain. Setelah timeskip, Brook menamakan pedangnya sebagai "Soul Solid", setelah mengembangkan kemampuan melapisinya dengan aura kematian, yang memberi efek membeku dan dingin layaknya kematian. Ia mengklaim bahwa Suku Tangan Panjang telah membantunya mengasah pedang menjadi lebih tajam, saat bersama mereka. 

Teknik
    Dengan keahliannya berpedang dan bermusik, serta ditambah kemampuan Buah Iblisnya, Brook memiliki berbagai variasi serangan. 

Masa Lalu
    Dahulu kala, Brook adalah seorang panglima pasukan perang di "kerajaan tertentu" dengan julukan "Humming Brook". Peristiwa tepatnya tidak begitu dijelaskan, namun Brook mengaku bahwa banyak teknik pedangnya yang dinamai oleh nakamanya saat itu. 

Kisah Laboon
    Sekitar lima puluh dua tahun yang lalu, Brook bergabung dengan Bajak Laut Rumbar yang di kapteni Yorki Calico dan menjadi salah satu musisi diatas kapal. Mereka berlayar dari West Blue dengan maksud menuju Grand Line. Di tengah perjalanan, kapal mereka diikuti oleh seekor bayi ikan paus biru yang tersesat karena tertinggal oleh rombongannya. Menyadari kehadirannya, Brook menyarankan agar mereka menghiburnya dengan memainkan musik. Bersama dengan kru lainnya, Brook kemudian memainkan sebuah sonata bersama-sama. Keesokan harinya, Brook dan yang lain menemukan bahwa paus kecil tersebut terus mengikuti mereka. Namun karena tidak mengganggu, mereka membiarkannya, bahkan turut merasa senang dan memberinya nama Laboon. Sejak saat itu, Laboon ikut bersama Bajak Laut Rumbar melakukan berbagai petualangan. Di sela-sela petualangan, mereka bermain musik bersama-sama sambil menyanyikan lagu-lagu gembira. Setelah beberapa lama, mereka seperti menyadari bahwa Laboon ternyata lebih dekat kepada Brook. Saat Brook dan kru hendak memasuki Grand Line, mereka mulai menghadapi dilema akan keberadaan Laboon. Mereka khawatir jika Grand Line menjadi terlalu berbahaya bagi paus seusia Laboon. Mereka lalu mencoba meyakinkan Laboon untuk tetap tinggal di West Blue sehingga Yorki meminta Brook agar memberitahu Laboon secara pribadi, namun gagal. Karena tak berhasil, Brook dan kru mencoba cara lain dengan berpura-pura mengabaikannya.
   Rencana ini tampaknya berhasil dan Laboon tidak terlihat untuk beberapa waktu. Bajak Laut Rumbar kemudian meneruskan perjalanannya menuju Grandline melewati Reverse Mountain. Karena kapal mereka mengalami kerusakan saat melewati Reverse Mountain, Yorki memutuskan berlabuh di Twin Cape untuk memperbaikinya. Mereka terkejut saat mengetahui Laboon ternyata terus mengikuti mereka selama ini. Selama perbaikan kapal, Brook dan kru memanfaatkan waktu luang yang tersedia dengan bermain musik dan bernyanyi bersama-sama dihadapan Laboon. Tiga bulan kemudian, kapal mereka selesai diperbaiki dan bersiap-siap melanjutkan perjalanan. Brook bersama kru Rumbar memutuskan untuk meninggalkan Laboon dibawah asuhan Crocus dan berjanji akan menemuinya kembali setelah selesai berlayar mengelilingi dunia. Setelah mengucapkan salam perpisahan, Bajak Laut Rumbar meneruskan perjalanannya menuju Grand Line. 

Tragedi Bajak Laut Rumbar
    Memasuki Grand Line, Brook dan kru menghadapi berbagai kesulitan dan terus bernyanyi bersama selama pelayaran. Namun suatu hari, bencana datang menimpa kru Rumbar. Kapten Yorki beserta beberapa kru terserang suatu penyakit misterius saat memasuki sebuah hutan. Untuk mencegah menulari kru lainnya, Yorki memutuskan akan membawa ia dan kru yang terinfeksi pergi dari Grand Line dengan melintasi Calm Belt. Yorki dengan menyesal mengatakan kepada Brook bahwa itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan yang tidak terinfeksi. Sebelum berpisah, Yorki meminta Brook dan kru lainnya untuk menyampaikan salamnya kepada Laboon, termasuk memainkan lagu favoritnya "Bink Sake" untuk terakhir kali. Brook dan Bajak Laut Rumbar yang tersisa kemudian melanjutkan perjalanan mereka dengan kapal baru. Ia ditunjuk menjadi kapten yang baru dan mulai mendapatkan nilai bounty selama perjalanan.
    Semua berjalan lancar pada awalnya, namun saat mereka memasuki Segitiga Florian, mereka diserang oleh beberapa bajak laut musuh. Brook dan beberapa kru mampu bertahan dari serangan tersebut, namun terkena racun yang berasal dari senjata musuhnya. Karena dokter mereka terbunuh dalam serangan tersebut, satu persatu dari mereka jatuh sekarat. Menyadari telah memakan Buah Iblis Yomi Yomi no Mi dan akan hidup kembali, Brook menyarankan agar mereka memainkan satu lagu terakhir dan merekamnya pada sebuah Dial Tone. Brook berjanji kepada krunya saat ia bangkit nanti akan memperdengarkan lagu ini kepada Laboon. Gembira mendengar sarannya, mereka mulai mengerahkan segala kekuatan yang dimiliki untuk memainkan lagu favorit, "Bink Sake". Kemudian satu persatu dari mereka berjatuhan dan meninggal. Brook sendiri terus memainkan musik seorang diri sampai akhirnya menyerah pada racun dan ikut meninggal. Tak beberapa lama, roh Brook berhasil kembali berkat kekuatan Buah Iblisnya. Namun sialnya, ia tidak bisa segera menemukan jasadnya karena tersesat akibat kabut tebal yang menutupi daerah itu. Setelah setahun mencari, ia baru berhasil menemukan jasadnya yang tinggal tulang belulang. Hanya rambut afro yang masih utuh karena memiliki akar yang dalam. Setelah bangkit kembali, ia mengumpulkan sisa-sisa kerangka krunya dan menyimpannya dalam peti di dalam kapal. Brook kemudian tinggal sendirian diatas kapal. Karena kemudi kapal telah rusak akibat pertempuran, ia membiarkan kapal begitu saja hanyut terbawa arus laut.
    Tak banyak yang bisa dilakukannya selama seorang diri; seperti bergulir di dek, melompat-lompat, bernyanyi sendirian atau bersandar pada dinding membentuk sudut 45 derajat jika bosan. Saat tidur, ia sering bermimpi bahwa teman-temannya masih hidup dan menemukan realitas yang berbeda saat terbangun. Selama lima puluh tahun lebih, Brook menghabiskan waktunya terdampar di atas kapal, hidup dalam kesepian seorang diri. 

Kehilangan Bayangan
   Kapal Brook lalu hanyut ke arah Thriller Bark, lima tahun sebelum dimulainya seri. Bermaksud memperbaiki kemudi kapalnya, ia turun dan menjelajahi pulau. Diatas pulau, ia menemukan berbagai makhluk aneh yang menjadi penghuni disana. Brook pun tertangkap dan dibawa menuju Gekko Moriah. Setelah melihat kemampuannya menghidupkan zombie, bayangannya berhasil dicuri Moriah dan ia pun dikembalikan ke kapalnya saat sedang tak sadarkan diri. Setelah terapung-apung diatas kapalnya, Brook berhasil mencari jalan kembali ke Thriller Bark. Disana ia diam-diam menyelidiki dan berhasil menemukan kelemahan zombie yaitu garam laut. Ia lalu menginterogasi Hogback untuk mencari zombie yang memiliki bayangannya. Ia akhirnya bertemu Ryuma, zombie yang memiliki bayangannya dan mencoba mengalahkannya, namun gagal. Setelah memohon untuk dilepaskan, Brook diam-diam melarikan diri dari Thriller Bark. Selama lima tahun ke depan, ia terus melatih dirinya agar dapat mengalahkan Ryuma saat bertemu kembali. 

Bertemu Bajak Laut Topi Jerami
     Suatu hari, kapal milik Bajak Laut Topi Jerami Thousand Sunny tanpa sengaja berpapasan dengan kapal Brook saat berlayar melintasi lautan Segitiga Florian. Tertarik melihat penampakan Brook, Luffy memutuskan naik ke kapalnya diikuti Nami dan Sanji yang terpilih karena undian. Brook lalu menyambut mereka sambil memperkenalkan dirinya. Luffy mengajak ia untuk bergabung, dan segera diterima dengan sukacita yang mengejutkan Nami dan Sanji. Mereka lalu turun bersama ke dalam Thousand Sunny. Brook menghadiri makan malam bersama kru topi jerami. Setelah makan, ia mulai menjelaskan masa lalunya, termasuk mengungkapkan perihal hilangnya bayangan. Brook mengatakan bahwa bayangannya telah dicuri, namun menolak memberitahu pelakunya demi keselamatan kru topi jerami. Akibatnya ia tidak bisa keluar pada siang hari karena cahaya matahari dapat menghancurkan tubuhnya.
    Ia sebetulnya sangat senang bertemu dengan mereka, termasuk tawaran Luffy, namun terpaksa menolak karena takut membebani mereka. Namun Luffy menjanjikan akan membantunya mendapatkan bayangan kembali. Senang dengan kebaikan mereka, Brook bermaksud akan menunjukkan keahliannya bermusik demi menghibur mereka. Belum sempat melakukan maksudnya, tiba-tiba muncul semacam hantu dari balik dinding. Ia bergegas keluar dan diikuti semua kru topi jerami. Ia menemukan bahwa Thousand Sunny telah hanyut ke arah Thriller Bark. Setelah mengucapkan salam perpisahan, Brook melompat dari kapal dan berlari melintasi air menuju pulau. 

Kembali ke Thriller Bark
    Setibanya di pulau, Brook mulai mencari Ryuma; termasuk berhasil menetralkan beberapa zombie dalam usahanya. Setelah bertemu, mereka bertarung lagi, namun ia dipukuli dan dilempar keluar dari menara yang tinggi. Kebetulan Franky dan Robin sedang berada disana, terjebak oleh jaring Tararan. Setelah bangun, ia mengalahkan Tararan dengan satu serangan pedang, lalu menetralkannya. Kepada mereka berdua, Brook menjelaskan kelemahan zombie. Ia juga memberitahu mereka tentang Laboon dan keinginannya untuk dapat bertemu lagi dengannya. Ia lalu bergegas pergi untuk mencari Ryuma lagi. Brook menemukan Ryuma sedang duduk minum teh di laboratorium Hogback. Ia menantangnya sekali lagi, lalu mereka terlibat pertarungan yang sengit. Namun Brook kalah kelas dan dapat dikalahkan Ryuma. Saat tak berdaya, Ryuma memutuskan memotong rambut afro Brook yang meronta-ronta memohon dilepaskan. Saat hendak memotong, tiba-tiba seluruh pulau bergoyang, membuat Ryuma kehilangan keseimbangan dan gagal memangkas afro Brook. Tiba-tiba muncul Franky dan Zoro yang datang untuk membantu Brook. Zoro berhasil memblok serangan pedang Ryuma untuk Brook. Zoro lalu menyuruh Franky untuk membawa Brook dan ia sendiri akan melawan Ryuma; termasuk mendapatkan bayangannya kembali. Brook bersama Franky menyaksikan saat Zoro mengalahkan zombie dan mendapatkan bayangannya kembali. 

Melawan Zombie Raksasa Oars dan Gekko Moriah
    Saat mereka sedang merayakan kembalinya bayangan Brook, zombie Luffy, raksasa Oars mengamuk dan menantang kru topi jerami. Saat kru topi jerami bertarung melawan Oars, Brook diam-diam pergi ke dapur mencari susu untuk kesehatannya dan mengumpulkan sejumlah besar garam sebagai persiapan melawan zombie raksasa. Ia kembali tepat waktu menyelamatkan Usopp dari serangan Oars yang kini dibantu Moriah, sambil membawa sekarung garam. Ia memutuskan untuk ikut membantu kru topi jerami melawan Oars dan Moriah. Brook lalu menyusun suatu rencana dibantu Usopp, Nami dan Nico Robin. Ia meluncur menggunakan "Usopp Kuwagata", lalu diputar oleh kekuatan Robin serta diberi efek petir Nami, dan dengan mengacungkan pedangnya, ia meluncur menembus Oars. Sayangnya ia kemudian menabrak tembok bangunan dan terjebak disana. Oars mencoba menginjaknya, namun perhatiannya berhasil dialihkan Usopp dan ia pun jatuh tersungkur ke tanah. Saat Oars kembali akan menginjaknya, Robin segera menariknya dengan kekuatan Hana Hana no Mi. Setelah Luffy muncul dengan kekuatan seratus bayangan, Brook bersama sisa kru topi jerami lainnya dibawa ke tempat yang aman oleh Lola dan korban Moriah lainnya. Saat Oars dapat bangkit setelah menerima pukulan berat Luffy, Brook bergabung dalam rencana kru topi jerami berikutnya. Sementara yang lain melakukan tugasnya, ia mengambil Luffy dan membawanya ke atas menuju tiang utama Thriller Bark dengan bantuan Nico Robin, lalu melempar Luffy ke arah Oars yang menggunakan teknik "Gear Third" untuk mengalahkan Oars. Namun Moriah belum menyerah sambil mencoba usaha terakhirnya dengan "Shadow Asgard". Brook hanya bisa menyaksikan saat Luffy dan Moriah saling bertarung, yang dapat dimenangkan Luffy dan membebaskan semua bayangan tepat waktu seiring dengan kemunculan matahari. Saat semua orang bergembira merayakan berakhirnya mimpi buruk, Brook termasuk diantara mereka yang melihat kemunculan Shichibukai lain, Bartholomew Kuma. Mereka sepakat menolak saat Kuma menawarkan kebebasan mereka dengan menyerahkan Luffy dan menerima serangan "Ursus Shock" sebagai konsekuensinya. Meski serangan itu cukup kuat menghancurkan seisi pulau, namun Brook masih dapat tersadar untuk melihat upaya Zoro dan Sanji menyelamatkan Luffy dari Bartholomew Kuma. 

Bergabung Dengan Kru Topi Jerami
    Setelah peristiwa tersebut, Brook bersama orang-orang yang menjadi korban merayakan keberhasilan mereka dengan berjemur menikmati sinar matahari seharian penuh. Setelah puas berjemur, ia bergabung dengan yang lain berpesta di reruntuhan Mansion Mast. Brook memutuskan bermain piano, dan kepada Sanji, ia mengaku turut melihat aksi mereka menghadapi Kuma. Saat memainkan lagu "Bink Sake", Luffy sekali lagi memintanya bergabung karena bayangannya telah kembali. Brook memberitahu Luffy bahwa ia masih belum bisa bergabung karena masih memiliki suatu janji dengan nakamanya Laboon. Namun Luffy kembali memaksanya karena sudah mengetahui janjinya dari Franky, bahwa ia pun telah bertemu dengan Laboon yang terus menunggunya selama lima puluh tahun dan turut di konfirmasi Sanji dan Usopp. Mendengar hal tersebut, Brook akhirnya bersedia bergabung dan mulai memperkenalkan dirinya secara resmi di hadapan kru topi jerami.


READ MORE →

Capote


    Capote adalah seorang manusia ikan dari kelompok Bajak Laut Foxy. Dia, Porche dan Monda berhasil memenangkan babak pertama davy back fight, "Donut Race" berkat bantuan kekuatan Buah Iblis Foxy.

Penampilan
    Capote seorang manusia ikan dengan kulit hijau, rambut merah gelap dan hidung panjang dan tajam. Dia memakai kemeja kuning, sarung tangan ungu, celana pendek ungu dan sabuk kuning. Seperti kru Foxy lainnya, ia memakai masker ungu gelap dan topi khasnya. 

Kepribadian
    Seperti kebanyakan manusia ikan, ia sombong dan sangat percaya diri dengan kemampuannya. Namun tidak seperti mereka, ia tidak menunjukkan pandangan buruk kepada manusia. 

Kemampuan
    Sebagai manusia ikan, ia dapat hidup di darat maupun di dalam air. Kekuatan manusia ikan disebutkan sepuluh kali lebih kuat dari manusia rata-rata jika di darat dan menjadi dua kali lipatnya jika di dalam air. Namun ia sepertinya tidak memiliki kemampuan navigasi karena tidak tahu mengambil arah dengan memanfaatkan arus saat melewati terumbu karang, sesuatu yang dapat dilakukan Nami dengan mudah. 

Gyojin Karate
    Capote adalah seorang praktisi karate Gyojin. Dia cukup kuat menggunakan karate untuk menghasilkan gelombang kejut yang membelah lautan. Dia juga dapat menempatkan dirinya di dalam mulut Monda untuk menciptakan mesin darurat untuk navigasi cepat perahu mereka saat melewati terumbu karang dan pusaran air. 

Riwayat
Davy Back Fight 
    Pada babak pertama Davy Back Fight, "Donut Race", Capote ikut berpartisipasi bersama Porche dan Monda menggunakan "Cutie Wagon". Berkat kemampuan Noro Noro no Mi Foxy, mereka berhasil menyusul Nami, Usopp dan Robin dan memenangkan lomba.

READ MORE →

Monda


   Monda adalah ikan hiu bintang, merupakan hewan peliharaan Bajak Laut Foxy.

Penampilan
    Monda adalah hiu oranye dengan bintang kuning di sisi atas tubuhnya. Dia memakai topeng merah dengan garis-garis hitam. Dalam manga perutnya berwarna oranye gelap. 

Kepribadian
 
    Dia licik dan culas. Meski ikan, dia cukup mengerti manusia dan tidak begitu buas layaknya hiu. Dia juga berteman baik dengan Capote, dan bersama Porche, dia ikut lomba babak pertama davy back fight "Donut Race". 
KemampuanEdit

Sebagai ikan, dia perenang handal dan berperan membawa "cutie wagon" selama lomba donut race. Dia juga bisa bekerja sama dengan Capote, dengan memasukkannya ke mulut dan menjadikan sebagai mesin darurat untuk melintasi terumbu karang.
RiwayatEdit

Pada babak pertama Davy Back Fight "Donut Race", Monda menarik "Cutie Wagon" bersama Porche dan Capote. Mereka kemudian memenangkan lomba berkat kecurangan kapten Foxy.

READ MORE →

Chunchun


    Chuchun adalah burung pipit besar yang ditunggangi Itomimizu selama menyiarkan permainan "Davy Back Fight". Dia aslinya berasal dari South Blue.

Penampilan
    Chuchun adalah seekor burung pipit dengan ukuran yang sangat besar. Seperti kru Foxy lainnya, Chuchun juga memakai masker wajah dan topi khasnya itu. Secara umum, Chuchun berpenampilan seperti burung pipit biasa. 

Kepribadian
   Chuchun sepertinya cukup loyal kepada Foxy. Dia menunjukkan wajah khawatir saat Foxy dikalahkan Luffy. Dia juga dapat bekerja sama dengan baik saat membawa Itomimizu. 

Kemampuan
    Chuchun tidak memiliki kekuatan khusus selain kemampuan alami untuk terbang. Dia cukup kuat membawa satu orang di punggungnya dan cukup pintar untuk terbang tanpa perlu diarahkan Itomimizu. 

Riwayat
Davy Back Fight
    Chuchun membantu Itomimizu menyiarkan pertandingan dan membawanya terbang selama babak pertama dan ketiga davy back fight.

READ MORE →

Itomimizu


    Itomimizu adalah anggota Bajak Laut Foxy, bertindak sebagai penyiar dan komentator resmi permainan 'Davy Back Fight". Dia sering terlihat mengendarai burung pipit besar yang bernama Chuchun.

Penampilan
    Itomimizu berukuran rata-rata orang biasa. Dia memiliki hidung bulat merah muda, tidak berdagu dan mulut yang besar. Dia memakai kemeja ungu , sarung tangan kuning, celana kuning terang, sepatu bot hitam. Seperti kru Foxy lainnya, ia juga memakai masker wajah dan topi khasnya itu. 
     Sebagai ofisial pertandingan, ia membawa tas yang berisi Den Den Mushi yang berfungsi sebagai mikrofon. Kadang dia menaiki burung pipit besar, Chuchun untuk mendapatkan pemandangan yang lebih luas. 

Kepribadian
    Sebagai penyiar Davy Back Fight, komentar Itomimizu cukup objektif meski jelas condong ke arah krunya sendiri. Dia memuji metode curang kru Foxy dan di sisi lain, suka berkata buruk bermaksud mengganggu kru topi jerami, terutama Nami selama babak "Donut Race". Meski demikian, dia tak sungkan memberi pujian pada kemampuan kru topi jerami. 

Riwayat
Davy Back Fight
    Selama permainan Davy Back Fight, Itomimizu bertindak sebagai penyiar sekaligus komentator resmi pertandingan. Dia juga mengumumkan tantangan setiap putaran dan menjelaskan aturan. Kadang ia naik burung pipit raksasa Chuchun untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.

READ MORE →

BIg Pan


   Big Pan adalah anggota Bajak Laut Foxy. Dia seorang wotan, setengah manusia ikan dan setengah raksasa. Karena ukurannya, dia yang terbesar dari kru Foxy. Dia juga termasuk grup "Groggy Monster" bersama Hamburg dan Pickles.

Penampilan
    Big Pan seorang wotan raksasa yang menjulang dibanding kru Foxy lainnya. Dari setengah manusia ikan, dia memiliki kulit licin, gigi tajam dan sirip oranye di punggung. Dari setengah raksasa, dia memiliki rambut oranye dan jenggot serta bentuk tubuh manusia yang berukuran super besar. Namun dia lebih kecil dibandingkan dengan raksasa umumnya. Dia tidak memakai baju, hanya memakai celana pendek kuning, sepatu bot dan sarung tangan serta masker wajah khas Bajak Laut Foxy. Selama babak "Groggy Ring", dia memakai bola di kepala. 

Kepribadian
 
   Big Pan agak tuli dan lambat dalam berpikir. Dia sepertinya tidak begitu memahami apa yang disampaikan rekan-rekannya. Namun dia cukup taktis selama permainan Groggy Ring dan dapat bekerja sama dengan baik bersama rekan lainnya. Seperti anggota kru Foxy lainnya, Big Pan juga mahir untuk menipu dan melakukan kecurangan lainnya.

Hubungan
    Sebagai anggota Groggy Monster, Big Pan memiliki persahabatan yang kuat dengan dua rekan lainnya. Meski agak tuli, ia dapat bekerja sama dengan mereka dengan sangat baik; seperti dalam memulai serangan tim pada musuh atau melakukan kecurangan bersama-sama.

Kemampuan dan Wewenang
     Lahir dari dua spesies memberikan dia banyak kelebihan. Dari warisan raksasa, dia memiliki ukuran besar dan tubuh kuat. Dari warisan manusia ikan, dia memiliki kemampuan hidup dibawah air dan memiliki kulit licin yang memberinya pertahanan alami dalam beberapa serangan. Sementara secara individu dia sangat tangguh, kekuatan terbesarnya berasal dari kerja sama tim bersama rekan Groggy Monster. Bersama-sama mereka mampu melakukan serangan gabungan secara kompak untuk mengalahkan lawan. 
    Sebagai kru Bajak Laut Foxy, Big Pan juga tidak ragu untuk melakukan berbagai kecurangan. Selama Groggy Ring, dia dan rekan-rekannya menggunakan senjata tersembunyi yang ilegal. Di bawah sepatu Big Pan terdapat paku-paku tajam yang dapat digunakan untuk menghancurkan lawan. Kemudian, dia terlihat menggunakan kapak dan sepasang panci raksasa ketika wasit tidak melihat.

Riwayat
Cerita Pulau Long Ring Long
    Big Pan ikut berpartisipasi pada babak kedua davy back fight, "Groggy Ring", melawan Sanji dan Zoro. Bersama Hamburg dan Pickles, ketiganya dikenal sebagai "Groggy Monster". Dari kubu Foxy, ia bertindak sebagai pemegang bola. Awalnya mereka seperti akan memenangkan lomba dengan mudah. Namun Sanji dan Zoro berhasil bangkit dan berbalik mengalahkan mereka semua.

READ MORE →

14 Maret 2014

Pickles


    Pickles, terkenal dengan julukan "Mesin Tekel", adalah anggota Bajak Laut Foxy. Bersama Hamburg dan Big Pan, mereka dikenal sebagai "Groggy Monster".

Penampilan
     Pickles adalah orang yang sangat besar yang biasanya memakai pakaian serba hijau. Dia memiliki lengan relatif lebih panjang dengan kaki relatif pendek dibandingkan proporsi tubuhnya. Dia juga memiliki wajah seperti kuda nil. Di bahunya terdapat semacam pelat besi berduri. Dari trio Groggy Monster, dia lebih besar dari Hamburg, namun lebih kecil dibanding Big Pan. 

Kepribadian
Seperti kru Foxy lainnya, Dia juga pandai menipu dan berbuat kecurangan jika ada kesempatan. 

Kemampuan
    Seperti halnya sisa Groggy Monster yang lain, Pickles seorang petarung yang tangguh. Spesialisasinya yaitu berputar dan menekel. Dia dapat menghentikan lawan dengan berputar dalam kecepatan tinggi. Saat bersama rekan setimnya, dia menjadi lebih tangguh karena kekompakkan mereka dalam bekerja sama. Bersama-sama mereka mampu melakukan serangan kombinasi yang menghancurkan lawan. Dia juga mampu berbuat kecurangan. Saat perlombaan Groggy Monster, ia menyembunyikan beberapa senjata yang digunakan jika ada kesempatan. Senjatanya meliputi; bahu berduri dan sepasang pedang.

Riwayat
Davy Back Fight
   Selama babak kedua davy back fight, "Groggy Ring", trio Groggy Monster ikut berpartisipasi melawan Sanji dan Zoro. Mereka awalnya mendominasi pertandingan berkat keuntungan wasit. Namun Sanji dan Zoro bangkit dan berbalik mengalahkan mereka.

READ MORE →

Hamburg


    Hamburg adalah anggota kru Bajak Laut Foxy serta pemimpin dari grup "Groggy Monster". Ia termasuk salah satu antagonis selama permainan "Davy Back Fight".

Penampilan
    Hamburg adalah manusia mirip gorila, bertubuh besar dengan kulit gelap. Ia hampir selalu terlihat tertawa. Bajunya biru yang dilepas dan hanya dililitkan disekitar pinggang serta memakai masker khas Bajak Laut Foxy; seperti penutup kepala dan kacamata serta memakai stoking sarung tangan lengan panjang. Dibandingkan monster groggy lainnya, ia adalah yang terkecil. Ia juga memakai syal bermotif macan tutul. 

Karakteristik
    Dia selalu tertawa pada apa pun, apakah itu kecurangan krunya atau kaptennya saat dia tertekan. Dia juga tertawa ketika dia gugup, seperti yang terlihat ketika Kru Topi Jerami yang memutuskan siapa yang harus memilih untuk kru mereka setelah putaran terakhir dari "Davy Back Fight". Seperti sisa kru Foxy, dia tidak begitu jujur ​​dan berlaku menipu setiap kali ada kesempatan. 

Hubungan
     Hamburg sering bersama Foxy dan cenderung membantunya dalam penipuan. Meski ia tampaknya menghormati dan mengagumi Foxy, ia tidak pernah mampu menahan tawa saat melihat usaha gagal kaptennya. 
    Sebagai anggota dan pemimpin Monster Groggy, Hamburg memiliki persahabatan yang kuat dengan dua rekan lainnya. Mereka bertiga bekerja sama cukup baik dalam tim selama permainan "Groggy Ring". 

Kemampuan
   Hamburg adalah petarung yang cukup kuat selama babak "Groggy Ring". Sebagai pemimpin Monster Groggy, ia memiliki komando atas rekan-rekannya. Karena persahabatan yang kuat antara sesama rekan tim, mereka mampu mengkoordinasikan serangan mereka untuk menguasai lawan-lawannya. 
    Sebagai kru Foxy, Hamburg juga mampu berbuat kecurangan setiap kali ia mendapat kesempatan. Selama babak groggy ring dengan "wasit" yang berada dipihak mereka, ia, Pickles dan Big Pan menyembunyikan senjata ilegal dan menggunakannya dalam permainan. Dalam bajunya, Hamburg memiliki sarung tangan besi dan sepasang gada. Yang terakhir digunakannya dalam serangan kombinasi mematikan, "Monster Burger".

Riwayat
 
    Hamburg dan kru Foxy lainnya tiba di Pulau Long Ring Long dan memutuskan untuk menantang Bajak Laut Topi Jerami. Bersama Porche, mereka mendampingi kaptennya Foxy dan sukses membuat Luffy menerima tantangan mereka. 
    Selama babak "Race Donut", Hamburg selalu bersama kaptennya Foxy dan membantu dalam berbuat kecurangan. Mereka mengatur beberapa hambatan untuk memperlambat laju kru topi jerami. Dengan trik yang lemah, Hamburg dan kaptennya terus gagal memperlambat grup Nami. Foxy kemudian berhasil menghentikan laju kru topi jerami setelah menggunakan kekuatan "Noro Noro Beam" menjelang akhir lomba. 
 
     Hamburg kemudian berpartisipasi langsung dalam babak ke-2 "Groggy Ring". Bersama timnya Monster Groggy, Hamburg, Pickles dan Big Pan mendapat kekaguman dan sorak sorai dari sisa kru Foxy lainnya. Dalam babak ini, tim Hamburg menghadapi tim yang terdiri dari Sanji dan Roronoa Zoro. Awalnya mereka tampak seperti akan memenangkan pertandingan dengan mudah, namun Sanji dan Zoro mampu membalas lalu memenangkan pertandingan.

READ MORE →

Porsche


   Porche adalah anggota kru Bajak Laut Foxy. Dia dianggap sebagai idola di dalam kru Foxy, terutama oleh kru laki-laki. Bersama Foxy, dia menjadi salah satu antagonis selama permainan "Davy Back Fight".

Penampilan
    Porche adalah seorang wanita muda ramping dengan rambut biru tua, mata biru dan hidungnya panjang. Dia terlihat mengenakan jumpsuit longgar warna pink dengan ritsleting terbuka di depan dan sebuah bikini. Dia memakai topi dengan bola putih besar menyembul, yang paling menonjol adalah satu yang tergantung dari topinya. Dia juga tak pernah terlihat tanpa masker penutup wajah khas kru Bajak Laut Foxy. 

Karakteristik
    Porche adalah kru wanita yang menjadi idola di dalam kru Foxy. Dia dikagumi dan dipuja karena dianggap kecantikannya. Dengan semua perlakuan itu, dia tampaknya menjadi sombong dan arogan; seperti di anime tampak jika dia takut tersaingi oleh Nami dan Nico Robin. Dia sangat setia kepada kapten Foxy, bersama Hamburg terlihat hampir selalu bersama kapten. Dia juga selalu menghibur Foxy yang mudah jatuh tertekan jika mendapat ejekan. 

Kekuatan
     Porche merupakan antagonis selama permainan "Davy Back Fight". Secara individu, Porche sepertinya cukup memiliki kemampuan bertarung, seperti ditunjukkan saat berusaha mengganggu grup Nami dalam babak 1 "Donut Race". Dia memiliki senjata tongkat, Cutie Baton (キューティバトン, Kyūti Baton?) semacam tongkat yang ditutupi bunga dan mahir menggunakannya.

READ MORE →